Tampilkan postingan dengan label Teman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Februari 2016

7 MACAM PERSAHABATAN

7 (tujuh) MACAM PERSAHABATAN,
Tapi Hanya 1 Tersisa Sampai Di Akhirat .

1. “Ta’aruffan” , adalah persahabatan yang terjalin karena pernah berkenalan secara kebetulan, seperti pernah bertemu di kereta api, halte, rumah sakit, kantor pos, ATM, bioskop dan lainnya.

2. “Taariihan”, adalah persahabatan yang terjalin karena faktor sejarah, misalnya teman sekampung, satu almamater, pernah kost bersama, diklat bersama dan sebagainya.

3. “Ahammiyyatan”, adalah persahabatan yang terjalin karena faktor kepentingan tertentu, seperti bisnis, politik, boleh jadi juga karena ada maunya dan sebagainya.

4. “Faarihan”, adalah persahabatan yang terjalin karena faktor hobbi, seperti teman futsal, badminton, tenis, berburu, memancing, dan sebagainya.

5. “Amalan”, adalah persahabatan yang terjalin karena satu profesi, misalnya sama-sama dokter, guru, dan sebagainya.

6. “Aduwwan”, adalah seolah sahabat tetapi musuh, di depan seolah baik tetapi sebenarnya hatinya penuh benci, menunggu, mengincar kejatuhan sahabatnya, “Bila engkau memperoleh nikmat, ia benci, bila engkau tertimpa musibah, ia senang” (QS 3:120).

Rasulullah mengajarkan doa, “Allahumma ya Allah selamatkanlah hamba dari sahabat yg bila melihat kebaikanku ia sembunyikan, tetapi bila melihat keburukanku ia sebarkan.”

7. “Hubban Iimaanan”, adalah sebuah ikatan persahabatan yang lahir batin, tulus saling cinta & sayang krn ALLAH, saling menolong, menasehati, menutupi aib sahabatnya, memberi hadiah, bahkan diam2 di penghujung malam, ia doakan sahabatnya.

Boleh jadi ia tidak bertemu tetapi ia cinta sahabatnya karena Allah Ta’ala.

Dari ke 7 macam persahabatan di atas, 1 – 6 akan sirna di Akhirat. yang tersisa hanya ikatan persahabatan yang ke 7, yaitu persahabatan yang dilakukan karena Allah (QS. 49:10),

“Teman2 akrab pada hari itu (Qiyamat) menjadi musuh bagi yang lain, kecuali persahabatan karena Ketaqwaan” (QS 43:67).

Selalu saling mengingatkan dlm kebaikan dan kesabaran.

Saudaraku yang aku cintai karena Allah..
"Sahabat, dengarkanlah sejenak…

Diriwayatkan, bahwa: Apabila penghuni Surga telah masuk ke dalam Surga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, mereka bertanya tentang sahabat mereka itu kepada Allah Subhaanahu wa ta’ala …
"Yaa Rabb…Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di Dunia, Shalat bersama kami, Puasa bersama kami dan berjuang bersama kami,"

Maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: "Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabatmu yang di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar dzarrah."
(HR. Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd")

Al-Hasan Al-Bashri berkata:
"Perbanyaklah Sahabat-sahabat Mu’min-mu, karena Mereka memiliki Syafa’at pada hari kiamat."

Ibnul Jauzi pernah berpesan kepada Sahabat-sahabatnya sambil menangis:
"Jika kalian tidak menemukan aku nanti di surga bersama kalian, maka bertanyalah kepada Allah ta’ala tentang aku, "Wahai Rabb Kami.. Hamba-Mu fulan, sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang ENGKAU. Maka masukkanlah dia bersama kami di Surga-Mu.

"Sahabatku….
Mudah-mudahan dengan ini, aku telah Mengingatkanmu Tentang Allah ta’ala…Agar aku dapat bersamamu kelak di Surga & meraih Ridha-Nya…
Aku memohon kepada-Mu…

"Karuniakanlah kepadaku Sahabat-Sahabat yang selalu mengajakku untuk tunduk, patuh & Taat kepada Syariat-Mu…Kekalkanlah persahabatan kami hingga kami bertemu di akhirat nanti dengan-Mu…Amiin...

Terima kasih sahabat… Semoga Allah mengumpulkan kita di dalam Firdaus-Nya… Aamiin 3x YRA...

Selasa, 16 Februari 2016

DIMANA POSISI KITA


"Adakah tercantum nama anda di dalam daftar nama milik Allah ?"

🌸Alkisah, seorang tukang besi bertanya kepada seorang Ustadz...
"🌺Ustad..! Kenapa ya..! Saya merasa bosan dengan hidup saya yang begini2 aja..!. Terus hambar, tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya..! Bosan saya Ustadz..! Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali ya ?".

🌺Ustadz pun menjawab : "Oohh..! Mungkin saat ini Allah juga lagi bosan dengan tuan."

"🌸Allah bosan dengan saya ?. Maksudnya bagaimana Ustadz?" Tanya si tukang besi kembali..

🌺Ustad menjelaskan : "Mungkin Allah capek mencari tuan, tapi tuan tak pernah ditemukan
.
🌺Dicari di antara kumpulan Dhuha, tuan tak ada. Dicari di antara kumpulan Tahajjud juga tak ada.

🌸Dicari di antara kumpulan Puasa Sunah juga tak ada. Dicari di antara kumpulan sedekah, juga tak kelihatan.

🌺Dicari di antara kumpulan Tadarus Qur'an, tuan juga tak ada di sana. Dicari di antara kumpulan orang orang Umroh, niat pun tuan belum ada.

🌸Dicari di antara orang2 yang Khusyuk Shalatnya, tuan juga tak ada. Dicari di antara Ahli Shalawat pun tak ada. Dicari di antara yang menuntut ilmu apa lagi.

🌺Lalu Allah Swt mau mencari tuan di mana lagi...?. Coba tuan beritahu..!.

Bicaralah jangan diam !

🌸Lalu.... Menangislah si tukang besi tadi sambil mengusap airmatanya, ber-Istighfar.

Segeralah kembali kepada Allah.....!
🌺Dekatilah Allah. Hanya Allah sajalah ZAT yang bisa menenteramkan hidup kita.

"🌿🌺PASTIKAN NAMA KITA ADA DAN SENANTIASA TERTULIS DALAM DAFTAR TERSEBUT🌸🌿". Selamat 🌸Berjuang Saudaraku, Insya Allah Allah SWT akan me-Rahmatimu...

Sabtu, 06 Februari 2016

JANGAN KAU MARAH


"Kisah yg Indah Penuh dengan Hikmah Dan Faidah

Diriwayatkan bahwa ada seseorang yg bernama Yunus bin Abdul A'la. Dia adalah salah seorang murid Imam Syafi'i, ia berbeda pendapat dgn Imam Muhamad bin Idris Asy Syafi'i dlm satu permasalahan di saat ia sedang mengajar di masjid.

Kemudian berdirilah Yunus sambil marah dan meninggalkan pengajian lalu pulang ke rumahnya.

Malam tiba. Yunus mendengar suara pintu rumahnya diketuk orang.

"Siapa..?" Tanya Yunus.

"Muhamad bin Idris.." Kata yg ngetuk.

Pikiran Yunus menerawang pada siapa saja yg namanya Muhammad bin Idris.

"Ini Syafi'i.."

Waktu pintu dibuka, Yunus kaget luar biasa..

Berkata Imam Syafi'i :

"Hai Yunus, ratusan masalah menyatukan kita, apakah hanya karena satu masalah kita berpisah..?"

Janganlah engkau berupaya utk selalu menang dlm setiap perdebatan, karena memenangkan hati lebih utama daripada memenangkan perdebatan!

Jangan kau hancurkan jembatan yg sudah kau bangun dan kau sebrangi. Karena bisa jadi engkau membutuhkannya utk kembali di satu hari nanti..!
Upayakan engkau selalu membenci kesalahan, bukan membenci pelakunya..!

Marahlah engkau pd maksiat, tapi maafkan pelakunya. Kritiklah pendapat orang, namun tetap hormatilah org yg mengatakannya. Tugas kita dlm hidup ini adalah membunuh penyakit, bukan membunuh orang yg sakit..!

Jika orang datang padamu meminta maaf, berilah maaf! Kalo engkau didatangi orang bingung, dengarkanlah curhatannya! Jika orang yg butuh datang padamu, berilah ia dari sebagian apa yg telah Allah berikan padamu. Bila ada yg datang menasihatimu, berterima kasihlah kepadanya...!
Meskipun engkau hanya memanen duri di satu hari, tetaplah kau tanam bunganya dan jangan pernah ragu. Karena balasan dari Zat yg Maha Kasih dan Maha Dermawan jauh lebih mulia daripada balasan manusia.
*****

Semoga bermanfaat.😊

MENCARI TEMAN

MENCARI TEMAN YANG TIDAK PUNYA SALAH ? SELAMANYA KITA TIDAK AKAN DAPAT TEMAN.
Oleh Ustadz Fadhil Muhammad


Cara termudah agar disukai semua orang adalah tidak usah mengeluarkan pendapat dan pemikiran baru atau yg menyelisihi pendapat mereka. Sedangkan cara paling tepat agar tidak pernah salah adalah tidak usah melakukan apapun sama sekali.

Manusia diciptakan bukan untuk bebas dari kesalahan, ia diciptakan untuk terus beramal, berkarya dan di sela-sela itu pastilah akan ada banyak kesalahan dan kekhilafan.

Rasulullah bersabda:

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

"Setiap anak Adam (manusia) selalu berbuat salah, dan sebaik-baik yang selalu berbuat salah adalah yang selalu bertaubat dan meminta ampun"

(HR. Tirmidzi dinyatakan Hasan oleh Syaijh Albany)

Namun tidak sedikit orang yang selalu mencari-cari kesalahan kita atau menunggu-nunggu kapan kita melakukan kesalahan. Dan di saat kesempatan itu datang sungguh ironis, seakan kita tak punya lagi kebaikan yang tersisa dan seluruh diri kita hanyalah salah dan dosa.

Wajarlah jika Imam Asy Syafi'i -rahimahullah- berkata :

لو أصبت تسعا وتسعين وأخطأت واحدة لترك الناس ما أصبت وأسرّوها وأعلنوا ما أخطأ فانفض عنك غبار الناس و عش سعيدا

"Jika engkau melakukan 99 perbuatan baik (benar) lalu engkau melakukan 1 kesalahan, pastilah manusia akan meninggalkan 99 kebaikan yang telah engkau lakukan lalu menyembunyikannya, tetapi mereka justru mengungkapkan dan mengumumkan 1 kesalahanmu itu. MAKA JAUHILAH DEBU-DEBU MANUSIA DAN HIDUPLAH DENGAN KEHIDUPAN YANG BAHAGIA"

Imam Asy Sya'by berkata :

لو أصبت تسعاً وتسعين وأخطأت واحدة لأخذوا الواحدة وتركوا التسع والتسعين

"Jika engkau melakukan 99 perbuatan baik (benar) lalu engkau melakukan 1 kesalahan, pastilah manusia akan memilih 1 kesalahanmu dan meninggalkan (tidak mempedulikan) 99 kebaikanmu"

(Al Bashoir Wad Dakho'ir I/350)

BERUNTUNGLAH MEREKA YANG MAMPU MENAHAN DIRINYA SEHINGGA IA MENDAPATKAN JANJI RASULULLAH BERIKUT :

طُوبَى لِمَنْ شَغَلَهُ عَيْبُهُ عَنْ عُيُوبِ النَّاسِ

"Beruntunglah orang yang disibukkan dengan mencari aib (kekurangan) dirinya sehingga tidak sempat mencari-cari kesalahan orang-orang lain"

(HR. Al Bazzar dengan sanad hasan - Subulus Salam, Hilyatul Auliya', Syu'abul Iman lil Baihaqi dan kitab lainnya)

إِلَهِي لاَ تُعَذِّبْنِي فَإِنِّي مُقِرٌّ باِلَّذِي قَدْ كاَنَ مِنِّي

Ya Rabbi .. janganlah Engkau siksa diriku
Karena aku telah mengakui semua dosaku

يَظُنُّ الناَّسُ بِي خَيْراً فَإِنِّي لَشَرُّ الْخَلْقِ لَوْ لَمْ تَعْفُ عَنِّي

Manusia menyangka diriku seorang shalih
Padahal akulah seburuk-buruk makhluk-Mu
Jika Engkau tak sudi mengampuniku

فَماَ لِي حِيْلَةٌ إِلاَّ رَجاَئِيْ وَعَفْوَكَ إِنْ عَفَوْتَ وَحُسْنَ ظَنِّي

Tak ada lagi dayaku selain mengharap rahmat dan ampunan-Mu
Serta husnudzdzon akan belas kasih-Mu

Wallohu Jalla Fii 'Ulaahu A'lam...

Akhukum fillah.