Tampilkan postingan dengan label Fiqih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiqih. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Februari 2016

DIMANA POSISI KITA


"Adakah tercantum nama anda di dalam daftar nama milik Allah ?"

🌸Alkisah, seorang tukang besi bertanya kepada seorang Ustadz...
"🌺Ustad..! Kenapa ya..! Saya merasa bosan dengan hidup saya yang begini2 aja..!. Terus hambar, tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya..! Bosan saya Ustadz..! Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali ya ?".

🌺Ustadz pun menjawab : "Oohh..! Mungkin saat ini Allah juga lagi bosan dengan tuan."

"🌸Allah bosan dengan saya ?. Maksudnya bagaimana Ustadz?" Tanya si tukang besi kembali..

🌺Ustad menjelaskan : "Mungkin Allah capek mencari tuan, tapi tuan tak pernah ditemukan
.
🌺Dicari di antara kumpulan Dhuha, tuan tak ada. Dicari di antara kumpulan Tahajjud juga tak ada.

🌸Dicari di antara kumpulan Puasa Sunah juga tak ada. Dicari di antara kumpulan sedekah, juga tak kelihatan.

🌺Dicari di antara kumpulan Tadarus Qur'an, tuan juga tak ada di sana. Dicari di antara kumpulan orang orang Umroh, niat pun tuan belum ada.

🌸Dicari di antara orang2 yang Khusyuk Shalatnya, tuan juga tak ada. Dicari di antara Ahli Shalawat pun tak ada. Dicari di antara yang menuntut ilmu apa lagi.

🌺Lalu Allah Swt mau mencari tuan di mana lagi...?. Coba tuan beritahu..!.

Bicaralah jangan diam !

🌸Lalu.... Menangislah si tukang besi tadi sambil mengusap airmatanya, ber-Istighfar.

Segeralah kembali kepada Allah.....!
🌺Dekatilah Allah. Hanya Allah sajalah ZAT yang bisa menenteramkan hidup kita.

"🌿🌺PASTIKAN NAMA KITA ADA DAN SENANTIASA TERTULIS DALAM DAFTAR TERSEBUT🌸🌿". Selamat 🌸Berjuang Saudaraku, Insya Allah Allah SWT akan me-Rahmatimu...

Minggu, 07 Februari 2016

BERSIHKAN DULU SEBELUM TIDUR


Mengerikan, Ini yang Terjadi Bila Sebelum Tidur Anda Tidak Mengibas Tempat Tidur

Anda mungkin pernah mendengar sunah Rasulullah SAW tentang perintah mengibas tempat tidur sebelum tidur? Ternyata itu sebuah anjuran yang ada manfaatnya. Tidak ada sunah yang Beliau ajarkan, melainkan mengandung kemaslahatan bagi semua umatnya.

Apakah anda pernah merasakan kegelisahan sebelum tidur atau merasa bahwa tempat tidur yang anda tempati gatal dan tidak nyaman? Sebagian besar dari kita mungkin pernah mengalaminya. Sahabat.. diatas tempat tidur kita itu jika dilihat dengan mikroskop elektron anda akan melihat sesuatu yang mengerikan. Ribuan binatang mikroskopik bermukim disana, di dalam bantal, kasur, seprei bahkan selimut anda. Serangga- serangga tersebut tidur dengan Anda setiap malam dan salah satu cara terbaik untuk menyingkirkan mereka adalah dengan menjemur tempat tidur di bawah sinar matahari, karena sifat mereka sensitif terhadap cahaya dan matahari. Meski itu cara terbaik Perlu diketahui bahwa cara tersebut tidak efektif mengusir Serangga yang mengerikan tersebut.  Serangga itu pun tidak akan mudah hilang meski anda mencucinya.

Mengibas tiga kali tempat tidur anda, seperti yang disunnahkan nabi sebelum Anda tidur itulah cara terefektif mengusir serangga ini, namun sayang sekali Sunnah ini banyak ditinggalkan oleh umat muslim. Pejelasan ilmiahnya saat manusia tidur sel-sel tubuh manusia yang rontok dan jatuh di tempat tidurnya, dan ketika terbangun dari tidur, maka sisa-sisa yang ditemukan dalam sel-sel tempat tidurnya masih menempel dan ini menjadi makanan kutu tadi, hari berikutnya saat orang tersebut tidur lagi maka jatuh lagi sel-sel ini dan sel-sel yang kemarin melakukan intervensi di tubuh manusia. Hal ini tentu saja menyebabkan penyakit.

Para Ilmuwan barat mencoba memecahkan masalah ini dengan mencuci tempat tidur dengan bersih tetapi ternyata tidak berhasil. Mereka sudah menggunakan semua jenis deterjen tetapi sel-sel berkutu ini tidak bergerak. Namun salah seorang ilmuwan Barat berdiri dan mencoba mengusap bagian salah satu dari sel-sel ini dengan debu dari tangannya tiga kali dan Subhanallah.. ternyata sel-sel buruk yang mengandung kutu hilang.

Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : Apabila salah seorang diantara kalian hendak tidur maka mengibas tempat tidurnya dengan ujung sarungnya, karena sesungguhnya dia tidak tahu apa yang akan menimpa padanya. (HR. Bukhari 6320 dan Muslim 2714).
Apa yang Rasulullah ajarkan kepada kita ternyata memberi manfaat yang luar biasa. Cara bermanfaat ini berguna untuk kebaikan tidur kita, jika diamalkan mendapat pahala sunnah dan Insya Allah akan menambah keberkahan hidup kita. Semoga bermanfaat, silahkan di share ke yang lain agar semua orang dapat mengambil manfat dari artikel ini dan bagi anda yang membagikannya berarti anda telah menghidupkan sunah Rasulullah SAW. Semoga Allah memberikan pahala yang berlipatganda untuk anda.
# smg manfaat

SEBAB MANDI WAJIB

SEBAB WAJIBNYA MANDI
----------------
Muujibaatul Ghusli Sittatun : Iilaajul Hasyafati Fil Farji, Wakhuruujul Maniyyi , Wal Haidhu, Wannifaasu, Wal Wilaadatu , Wal Mautu.
----------------
Segala yg mewajibkan mandi yaitu 6 :
1. Memasukkan Hasyafah pada Farji.
2. keluar mani.
3. haidh.
4. nifas.
5. wiladah.
6. Wafat (mati)
----------------

Pertama.
Memasukkan maaf, penis (alat kelamin laki-laki) ke farji (vagina). Hal ini yang diwajibkan mandi adalah kedua belah pihak, laki-laki dan perempuan yang melakukannya.
----------------
Kedua, Keluar Mani ( maaf, Seperma ). a dengan seba Baik b Baik Baik bermimpi dalam keadaan tidur atau keluar dalam keadaan terjaga, tetap mewajibkan mandi. Begitu pun keluar mani tidak atau disengaja.
Ciri-ciri air mani (seperma) yaitu:
1. Baunya bagaikan adonan croti atau seperti manggar kurma,
2. Warnanya bagaikan warna putih telur,
3. Keluar dengan maaf, menyemburat (muncrat) ,
4. Keluarnya maaf, terasa nikmat dan enak.
----------------
Ketiga, haidl. Dara haidl adalah darah yang keluar dalam kondisi peremuan sehat, tidak dalam keadaan setelah melahirkan, warna darahnya merah pekat, dan panas.
----------------
Keempat, Nifas. Darah yang keluar setelah atau bersamaan dengan melahirkannya anak.
----------------
Kelima, Melahirkan.
----------------
Keenam, Kematian. Dengan dua syarat:
1). Orang Islam.
2). Bukan mati syahid.
Jika orang kafir atau orang yang mati syahid maka tidak wajib atau tidak boleh memandikannya, yakni orang islam ndak boleh memandikan orang kafir. Adapun mujahidin hanya tidak wajib saja tapi boleh di mandikan.
-----------------

Sumber :